Posts Tagged ‘Jonathan Prawira’

“The Next Level” By Jonathan Prawira

June 16, 2008

Jangan mengaku suka lagu rohani kalau tidak mengenal nama yang satu ini. Jonathan Prawira (JP) adalah sosok yang paling fenomenal di balik lagu-lagu yang selama ini dinyanyikan gereja-gereja, diputar di radio rohani, bahkan mengisi soundtrack sinetron di TV nasional. Sejak tahun 1987, JP sudah banyak menyumbang karya-karya emasnya di blantika musik rohani Indonesia, hal itu juga telah dibuktikan dalam ajang Indonseian Gospel Music Award yang telah beberapa kali memberi penghargaan sebagai The Best Song Writer kepadanya. Tak terhitung lagi lagu-lagunya yang menjadi hits, sebut saja Sejauh Timur dari Langit, Hati Sbagai Hamba, Mujizat itu Nyata, Ku Takkan Menyerah, dan masih banyak lainnya.

Dan akhir-akhir ini JP juga mulai menyampaikan pesan tidak hanya dengan menulis lagu, tapi juga
ikut menyanyi di albumnya.

Album The Next Level Album terbarunya, The Next Level adalah album Jonathan Prawira (JP) dengan pemuji-pemuji lainnya antara lain Julita Manik, Ajeng ‘Mamamia’, Alvin ‘AFI’, Stefie dan Regina Pangkerego. Album ini terinspirasi dari penyembahan tokoh Alkitab,
yaitu Ayub. Album ini lahir dari pertanyaan, “Mengapa orang baik harus mengalami pencobaan?” terutama menghadapi hidup yang semakin tidak mudah ini, katanya.

Ayub mewakili orang-orang yang tidak mengerti, mengapa orang baik dan saleh pun mengalami pencobaan. Tetapi karena hati Ayub tetap melekat kepada TUHAN, maka dibalik pencobaan yang seakan-akan merendahkannya, ia pun tahu, ternyata TUHAN memiliki tujuan untuk membawanya ke tingkat kehidupan yang lebih tinggi seperti yang tertulis di kitab Ayub 42. Terinspirasi dari penyembahan Ayub inilah, saya persembahkan album THE NEXT LEVEL bagi para
penyembah TUHAN, jelas Jonathan Prawira.

Di album ini, JP juga dibantu oleh para musisi seperti Bobby OW dan Timotius ES yang bertindak
sebagai produser, Aris Suwono (Arranger), Gideon Hallatu pada backing vocal, David Tities, dll. Ada sentuhan Saxophone juga di lagu “Kaulah Tuhan yang Memulihkan” dan “Allahku Slalu Turut Bekerja”.

Harapan Jonathan Prawira, album THE NEXT LEVEL menjadi alat penolong, supaya kita menyembah TUHAN bersama-sama di manapun kita berada dan naik tingkat yang lebih tinggi dalam segala bidang kehidupan kita.

Dapatkan juga bonus buku saku Breaking To The Next Level (hikmat dan inspirasi pengubah kehidupan dari motivator top di Amerika, Zig Ziglar) setiap pembelian CD-nya.

“The Next Level” sebuah Album terbaru dari Jonathan Prawira yang berisikan 10 lagu:

1. Bapa yang setia
2. Kucinta segala hal tentangMu
3. Kaulah Tuhan yang memulihkan
4. tiada nama lain
5. Allahku s’lalu turut bekerja
6. Apa yang tak terlihat
7. Anugrah yang luar biasa
8. Semua pastikan baik
9. Mujizat setiap hari
10.Ke tempat yang lebih tinggi

Jangan lewatkan kesempatan ini biarlah kita semua boleh segera memilikinya di toko kaset/buku rohani terdekat di kota Anda, supaya kita semua boleh dikuatkan dan bisa go to the next level with Jesus Christ, our LORD. Limited Edition

Sumber : Harvest.co.id

Kau Luar-Biasa

June 4, 2008

Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. (1 Korintus 1:27-29)

Sewaktu pertama kali mengun-jungi kota Tegal, saya pikir bakal menemukan pusat warteg alias warung Tegal. Tapi, ternyata yang namanya warteg itu, justru bertebaran di Jakarta, bukan di Tegal. Kalau begitu seharusnya namanya adalah warjak (warung Jakarta) bukan warteg ya?

Di Tegal—selain kepitingnya yang luar biasa enak—ada kejadian yang sangat menggugah saya. Di tengah-tengah persiapan musik untuk pelayanan, ada anak muda yang berjalan masuk ke ruangan. Penampilannya biasa-biasa saja. Tapi yang menarik perhatian saya, ia berjalan ditemani, atau lebih tepatnya dituntun teman-temannya. Ternyata dia buta. Saya menyangka, anak muda ini ingin bermain-main di tempat ini mendengarkan teman-temannya bermain musik.

Saya keliru, anak muda ini dituntun terus menuju keyboard. Sampai di tempat duduknya, ia langsung meraba-raba dan memencet-mencet tombol pengatur keyboard dengan santainya seraya berseru dengan lantang, “Ayo, siapa yang mau latihan?” Ternyata dialah lead-keyboardis atau pemimpin musiknya.

Saya langsung melongo. Nanti malam saya akan mengajak jemaat menyembah TUHAN. Biasanya, saya menggunakan bahasa tangan untuk berkomunikasi dengan kibordis pengiring saya demi menjaga suasana penyembahan tetap mengalir lancar. Lah, bagaimana cara saya memberikan petunjuk kepada anak muda ini?

Menyadari kebingungan saya, panitia yang menemani saya meyakinkan, bahwa saya tinggal melakukan hal seperti-biasanya saat membawakan penyembahan. Ia benar, pada waktu penyembahan saya tidak perlu mengkhawatirkan anak muda itu. Ia melakukannya dengan baik. Saya tidak tahu bagaimana cara ia menangkap bahasa tangan saya, tetapi yang jelas, semua diatur baik, dan semua orang yang memadati ruangan di salah satu hotel terbesar di Tegal menikmati penyembahan yang indah dan diberkati luar-biasa.

S’bab Kau luar biasa, luar biasa / dalam segala keb’radaan-Mu / Yesus luar biasa, luar biasa / Dengan-Mu kulakukan perkara yang luar biasa – Lagu KAU LUAR BIASA dari album The Next Level

Sewaktu makan malam, Diana Nasution dan Sandro Tobing yang ikut melayani masih bernyanyi beberapa lagu, diiringi anak muda itu. Saya menyaksikan kegembiraan itu sambil menggeleng-gelengkan kepala dengan kagum. TUHAN yang luar biasa berkuasa memampukan setiap orang biasa—termasuk anak muda dalam segala keterbatasannya itu—untuk melakukan perkara luar biasa. Saya percaya, kita juga bisa dipakai TUHAN dalam segala keterbatasan maupun kelebihan kita, asal kita bersedia. Salam inspirasi

Your worship partner,
Jonathan Prawira

Sumber : Bahana-magazine.com

Jonathan Prawira Rilis – “The Next Level”

June 4, 2008

The Next Level, album teranyar Jonathan Prawira ini adalah album yang dibuat dengan berkolaborasi dengan para pemuji lainnya antara lain Julita Manik, Ajeng (Mamamia) Alvin (AFI) Stefie dan Regina Pangkerego. Album yang terinspirasi dari penyembahan Ayub khususnya kenapa orang baik mengalami pencobaan dan bagaiamana menghadapi hidup yang tidak mudah seperti saat ini, ungkap Jonathan.

Peluncuran album The Next Level yang diproduksi oleh Harvest Music ini diadakan di Glow-JACC, Jakarta, Jumat (29/5) lalu.

Jonathan Prawira yang lebih dikenal sebagai seorang komposer musik rohani dan bahkan telah beberapa kali menerima penghargaan seperti The Best Song Writer dari Gospel Music Award, dalam menyampaikan pesannya biasanya dia menyampaikannya melalui menciptakan lagu tetapi akhir-akhir ini bukan hanya mencipta lagu tetapi Jonathan juga ikut menyanyi di albumnya the Next Level. Keterlibatannya secara langsung dalam albumnya kali ini adalah untuk dapat lebih mendekatkan diri dengan para pendengarnya dan menjadi berkat bagi para pendengarnya.

Harapannya melalui album The next Level ini menjadi alat penolong, supaya semua menyembah Tuhan bersama-sama dimana pun mereka berada dan naik ke tingkat yang lebih tinggi di dalam segala bidang kehidupan mereka.

Beberapa lagu ciptaan Jonathan antara lain sejauh Timur dari Barat, Hati Sbagai Hamba, Muzijat itu Nyata, Ku Takkan Menyerah telah menjadi hits dan sangat disukai oleh banyak orang dari segala usia.

Konsep atau ide the next level ini sendiri diakui Jonathan diperoleh pada bulan Desember tahun lalu melalui pernyataan Tuhan. Dan album ini keluar bertepatan pada saat keputusan kenaikan harga BBM dikeluarkan. Lewat album ini juga mau lebih mengajak banyak orang untuk tetap percaya bahwa Tuhan adalah setia sekalipun seringkali kita tidak setia tetapi Tuhan tetap setia dan sekaligus meneguhkan para pendengarnya bahwa kesulitan yang dihadapi adalah merupakan titik tolak untuk kita dapat naik ke level yang lebih tinggi lagi.

Jonathan juga menambahkan agar kiranya The next Level ini dapat menjadi penolong para penyembah Tuhan saat melewati masa pencobaan dan mengalami janji Tuhan untuk mengangkat kita ke tingkat yang lebih tinggi di mata-Nya.

Sumber : Christianpost.co.id

ARTI KEHADIRAN-MU

May 14, 2008

ARTI KEHADIRAN-MU
Jonathan Prawira
D=Do

D A/C# Bm A/C#
JALAN-MU TAK TERSELAMI
D A Em D/F#
OLEH SETIAP HATI KAMI
G D/F# A
NAMUN SATU HAL KU PERCAYA
Em G A
ADA RENCANA YANG INDAH
D A/C# Bm A/C#
TIADA TERDUGA KASIH-MU
D A Em D/F#
HERAN DAN BESAR BAGIKU
G D/F# A
ARTI KEHADIRAN-MU S’LALU
Em G A
NYATA DI DALAM HIDUPKU

REFF :
D Bm G A D
PENYERTAAN-MU SEMPURNA, RANCANGAN-MU PENUH DAMAI
G D/F# Bm E7 A
AMAN DAN SEJAHTERA WALAU DI TENGAH BADAI
F#m Bm G A Bm
INGIN KU S’LALU BERSAMA, RASAKAN KEINDAHAN
G A D
ARTI KEHADIRAN-MU TUHAN

MUJIZAT ITU NYATA

May 14, 2008

MUJIZAT ITU NYATA
Jonathan Prawira
G=Do

G Bm C
TAK TERBATAS KUASA-MU TUHAN
Am C/G D
SEMUA DAPAT KAU LAKUKAN
G Bm B B/D# Em
APA YANG KELIHATAN MUSTAHIL BAGIKU
C G/B D
ITU SANGAT MUNGKIN BAGI-MU

REFF :
G D/F#
DI SAAT KU TAK BERDAYA
Em Bm
KUASA-MU YANG SEMPURNA
C G/B
KETIKA KU PERCAYA
Am D
MUJIZAT ITU NYATA

G D/F#
BUKAN KAR’NA KEKUATAN
Em Bm
NAMUN ROH-MU YA TUHAN
C G/B
KETIKA KU BERDOA
Am D G
MUJIZAT ITU NYATA

BRIDGE :
C D/C Bm Em
MUJIZAT ITU DEKAT DI MULUTKU
C D/C E
DAN KU HIDUP OLEH PERCAYA

SEPERTI YANG KAU INGINI

May 14, 2008

SEPERTI YANG KAU INGINI
Jonathan Prawira

BUKAN DENGAN BARANG FANA
KAU MEMBAYAR DOSAKU
DENGAN DARAH YANG MAHAL
TIADA NODA DAN CELA

BUKAN DENGAN EMAS PERAK
KAU MENEBUS DIRIKU
OLEH SEGENAP KASIH
DAN PENGORBANAN-MU

REFF:
KU TELAH MATI DAN TINGGALKAN CARA HIDUPKU YANG LAMA
SEMUANYA SIA-SIA DAN TAK BERARTI LAGI
HIDUP INI KULETAKKAN PADA MEZBAH-MU YA TUHAN
JADILAH PADAKU SEPERTI YANG KAU INGINI