Posts Tagged ‘Pilkada’

DOA BERSAMA UMAT KRISTIANI JATENG UNTUK KELANCARAN PILGUB

June 17, 2008

Metrotvnews.com, Semarang: Sepekan lagi pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Senin (16/6), ribuan umat kristiani se-Jawa Tengah menggelar doa bersama untuk kedamaian dan kelancaran proses Pilgub yang jatuh pada 22 Juni mendatang. Acara ini digelar di Gedung Gereja Jemaat Kristus Indonesia, Injil Kerajaan.

Umat kristiani Jateng berdoa untuk kelancaran Pilgub setempat

Kegiatan ini dihadiri Panglima Daerah Militer IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro dan Kepala Kepolisian Daerah Jateng Inspektur Jenderal Polisi FX Sunarno yang untuk pertama kalinya tampil satu panggung. Warga nasrani berharap Pilgub berhasil memilih sosok pemimpin yang mampu membawa Jateng lebih kondusif dengan kerukunan umat beragamanya.(BEY)

SITUASI TERNATE MULAI NORMAL

June 17, 2008

Metrotvnews.com, Ternate: Situasi Kota Ternate, Maluku Utara, telah berangsur normal, pascabentrokan polisi dan massa pendukung calon gubernur Abdul Gafur dan wakil gubernur Abdurahim Fabanyo. Puing-puing pembakaran tak terlihat lagi di Jalan Pahlawan Revolusi Kota Ternate Selatan.

Arus lalu lintas juga telah kembali berjalan normal di jalan bekas lokasi bentrokan itu. Meski demikian, aktivitas massa masih terlihat. Sejumlah pendukung Gafur masih menutup jalan dan membakar ban bekas di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Selatan.

Unjuk rasa massa pendukung Gafur berakhir bentrok dengan polisi, Senin siang. Bentrokan pecah saat sejumlah pendukung Gafur yang hendak menuju Kantor Gubernur Maluku Utara dihalangi barikade polisi. Massa merusak satu unit mobil dinas yang berada di sekitar lokasi bentrokan. Sebagian massa juga membakar kawat berduri yang dipasang polisi.

Sejumlah sepeda motor milik warga juga ikut rusak akibat terkena pentungan polisi saat aksi kejar-kejaran dengan massa. Untuk menghindari bentrokan meluas, polisi melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata. Unjuk rasa ini menuntut Menteri Dalam Negeri Mardiyanto membatalkan keputusan yang memenangkan pasangan Thayib armayn dan Abdul Gani Kasuba.(BEY)

Syamsul-Gatot Pemenang Pilkada Sumut

April 25, 2008

Pasangan Samsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho (Syampurno) diangkat kedua tangannya oleh tim sukses dari sejumlah partai pendukung antara lain seperti Fadly Nursal dari PPP, H Darwin Nst dan Patriot Pancasila usai pengumuman dan penetapan hasil pengumpulan suara dari KPU di Hotel Grand Angkasa Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Kamis (24/4). Pasangan Syampurno menempati posisi pertama dengan meraih suara 28,31 persen. 

Medan,

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Kamis (24/4) akhirnya menetapkan pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho sebagai pemenang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Sumatera Utara dengan total suara 1.396.892 atau 28,31 persen. Pada saat itu juga KPU menetapkan Syamsul Arifin sebagai Gubernur dan Gatot Wakil Gubernur terpilih periode 2008-2013.

Rapat pleno terbuka dipimpin Ketua KPU Sumut, Irham Buana Nasution SH MHum dihadiri seluruh anggota KPU Sumut dan KPU kabupaten/kota, di Hotel Grand Angkasa Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Pasangan calon yang hadir hanya Syamsul-Gatot dan calon wakil gubernur nomor urut 3 H Suherdi. Sedang empat pasangan calon lainnya absen.

Perolehan suara empat pasangan calon lainnya, sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara yang ditetapkan KPU Sumut yakni pasangan Tritamtomo-Benny Pasaribu 1.070.303 suara atau 21,69 persen, Abdul Wahab Dalimunthe-Muhammad Syafii 858.528 suara atau 17,40 persen, RE Siahaan-H Suherdi 818.171 suara atau 16,58 persen dan pasangan Ali Umri-Maratua Simanjuntak 789.793 suara atau 16 persen.

Hasil rekapitulasi suara juga menunjukkan angka masyarakat yang memberikan suaranya hanya 4.933.687 orang dari jumlah pemilih tetap sebanyak 8.475.026 pemilih. Total suara pemilih sebanyak 5.011.377 suara atau hanya 59,1 persen. Sedangkan jumlah suara yang tidak sah sebanyak 77.690 suara.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, H Mukhyan Tambuse yang datang mewakili Gubsu mengimbau, agar masyarakat Sumut tetap mempertahankan suana yang kondusif dan menciptakan rasa aman.

Bukan Akhir Perjalanan

“Pilkada bukanlah akhir perjalanan pemerintahan Sumut. Jangan dijadikan pilkada sebagai awal rusaknya suasana kondusif dan keharmonisan masyarakat Sumut,” kata Mukhyan.

Siapa pun yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, lanjut Muchyan, akan membawa provinsi ini ke arah yang lebih baik.

Bagi masyarakat yang calon didukungnya kalah, diminta untuk legowo dan dapat menerimanya. “Ini sebuah proses demokrasi. Mari kita junjung hasil demokrasi ini,” kata Muchyan.

Sementara gubernur terpilih H Syamsul Arifin didampingi wakilnya Gatot Pujo Nugroho, kepada wartawan, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk membangun Sumut.

“Alhamdulillah, rakyat percaya dengan kami. Mudah-mudahan amanah ini bisa kami jaga dengan doa seluruh lapisan masyarakat dan ridho Allah SWT,” ujar Syamsul.

Bagi masyarakat yang sudah terkotak-kotak pada masa kampanye dan pra-pilkada, diminta untuk kembali melebur menyatukan visi membangun Sumut yang lebih baik.

“Semua sudah selesai dan proses demokrasi sudah berjalan dengan baik. Mari kita bergandengan tangan untuk memanjukan provinsi ini,” kata Syamsul Arifin yang tidak mengenal istilah ada lawan pada pilkada ini.

Calon wakil gubernur yang kalah, H Suherdi mengaku legowo dan menghormati proses demokrasi. Namun dia meminta agar sistem pendataan penduduk untuk diperbaiki agar kejadian pilkada ini tak terulang di masa-masa mendatang.

“Saya kecewa karena banyak masyarakat yang ‘digolputkan’ akibat sistem yang tidak baik. Sehingga banyak pihak yang dirugikan,” kata Suherdi.

Begitu juga diungkapkan saksi pasangan calon nomor 4, Hakim Siagian SH MHum.

Banyak Persoalan

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada Gubsu 2008 banyak persoalan yang harus dituntaskan terutama terkait pendataan penduduk sehingga partisipasi masyarakat datang ke TPS sangat rendah.

Hal ini karena banyak masyarakat yang tidak terdaftar dan tidak menerima kartu pemilih sehingga angka golput cukup tinggi.

Dia meminta agar pemerintah daerah dan KPU menjelaskan persoalan ini secara transparan. Pihaknya juga akan menyampaikan beberapa hal keberatan terkait pilkada ini secara tertulis.

Saksi pasangan calon nomor urut 5, H Darwin Nasution SH menyampaikan, walau banyak kekurangan dan kelemahan pada pilkada ini, dia menyampaikan apresiasi kepada KPU Sumut dan KPU kabupaten/kota yang telah bekerja secara maksimal. Sehingga pilkada berjalan dengan damai, dan aman.

Pantauan Analisa di luar Hotel Grand Angkasa, tampak petugas keamanan yang disiagakan. Begitu juga empat mobil panser parkir di depan hotel.

Sementara, saat penetapan hasil pilkada, di depan gedung KPU tak lebih dari 10 orang tampak massa yang melakukan aksi. Mereka mendesak agar penghitungan suara dihentikan.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.