India: 1.000 Umat Kristiani Dalit Berkonversi ke Hindu

Thursday, Apr. 17, 2008 Posted: 8:18:44AM PST

Sekitar 1.000 kaum Dalit Kristiani berubah kembali ke Hindu Senin lalu di daerah Selatan India pada perayaan kelahiran ke-117 Bhimrao Ambedkar, seorang pemimpin Dalit yang berjuang demi kebebasan sosial untuk kelompok masyarakat India yang “tidak tersentuh” itu.

Umat Kristiani Dalit dari kota Tirunelveli yang dirubah kembali oleh biksu Hindu Tamil Nadu Council, menurut surat kabar The Times India. Proses formal perubahan kembali ke Hindu melibatkan ritual pertobatan yang diikuti dengan sebuah upacara penyucian.

“Kami akan menyucikan semua yang kembali ke Hindu dengan memercikkan Gangga Theertha (air Gangga) dan Sethu theertha (air sethu),” kata presiden dari partai politik Hindu yang sangat konservatif Makkal Katchia (HMK), Arjuna Sampath, berdasarkan harian AsiaNews.

Disamping ritual, HMK mengubah nama mereka menajdi nama hindu yang dapat diterima, mengambil sumpah, menandatangani pernyataan sumpah, dan mereka akan mendapatkan sertifikat konversi.

Rencananya HMK akan mengubah kembali 20.000 umat Kristiani lainnya di Villupuram, bagian India selatan, menurut AsiaNews.

Umat Kristiani Dalit di negara bagian Tamil Nadu mengungkapkan bahwa mereka menghadapi perbedaan kasta. Bulan lalu umat Kristiani yang berkasta tinggi berbenturan dengan Kristen Dalit yang rendah. Dua orang meninggal akibat konflik tersebut. Ketegangan di antara dua kelompok orang Katolik, Dalits dan non Dalit, menjadi sangat buruk sampai-sampai mereka memisahkan tempat pemakaman, dan di dalam gereja, memisahkan bangku-bangku gereja.

“Ini adalah situasi yang patut disayangkan. Saya tidak ingin mengomentari hal ini,” kata Pastor S. Lourdusamy, mantan sekretaris eksekutif Konferensi Uskup Katolik India, menurut The Times India. “Saya menanyakan pada Uskup Katolik untuk mengambil langkah-langkah perbaikan. Tetapi tidak ada yang dapat menghentikan perlawanan umat Kristiani Dalit. Ini adalah hasil dari beberapa perubahan-perubahan,” katanya.

Pada tahun 2003 Paus Yohanes Paulus II mendesak uskup Tamil Nadu untuk menyelesaikan perpecahan ini.

“Ada beberapa kemiripan dalam sebuah kasta didasarkan pada dugaan di dalam hubungan antara Kekristenan adalah sebuah tanda balasan atas kemurnian solidaritas kemanusiaan, sebuah ancaman kemurnian spiritual dan sebuah gangguan serius bagi misi gereja-gereja injili,” lebih lanjut Paus mengatakan.

“Oleh karena itu, kebiasaan atau tradisi yang mengabadikan atau menguatkan kembali pemisahan kasta sebaiknya lebih lagi disusun, sehingga dapat mengekspresikan suatu solidaritas bagi seluruh komunitas Kristen,” katanya. “Sebagaimana Rasul Paulus mengajarkan kita, “jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderit” (1 Korintus 12:26). Ini adalah tugas Gereja untuk bekerja tanpa kenal menyerah untuk mengubah hati, membantu semua orang untuk melihat setiap manusia sebagai anak-anak Tuhan, saudara dan saudari di dalam Kristus, dan oleh karena itu merupakan anggota dari keluarga kita sendiri,” kata paus waktu itu.

Total jumlah orang Kristiani di India adalah 24 juta. Dimana dalam populasinya, umat Kristiani Dalit berjumlah 15 juta sementara umat Kristiani lain sebanyak 3 juta.

Tags:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: