Menlu Nyan Win:Korban Tewas akibat Topan Nargis di Myanmar Bisa Capai 10.000 Jiwa

Yangon, (Analisa)

Menteri Luar Negeri Myanmar Nyan Win mengatakan, Senin (5/5), korban tewas akibat topan Nargis di negeri itu bisa mencapai 10.000 orang.

“Dalam pertemuan yang tertutup dengan para diplomat, Menlu Win menyebut angka 10.000 jiwa diperkirakan menjadi korban topan tersebut,” demikian dikatakan seorang diplomat Barat yang ikut dalam pertemuan tersebut, dan meminta namanya tidak disebutkan karena tak berwenang memberitahukan angka korban yang tewas.

Sebelumnya stasiun radio pemerintah Myanmarmengatakan kematian akibat topan yang memorakporandakan naik menjadi hampir 4.000 orang.

Stasiun radio itu memberitakan dari ibukota negara itu,Naypyitaw Senin hampir 3.000 orang lagi belum diketahui nasibnya di sebuah kota di kawasan delta Sungai Irrawaddy yang rendah letaknya di negara itu.

Topan tersebut mengakibatkan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan tanpa air minum yang bersih, kata seorang pejabat PBB.

Ratusan ribu orang tanpa tempat berlindung dan air minum di Myanmar yang diperintah militer setelah topan yang menghancurkan menerjang delta Irrawaddy, kata seorang pejabat PBB Senin.

Badan-badan bantuan kemanusiaan berusaha keras mengirim lembaran-lembaran plastik, air dan busana dari gudang-gudang di bekas Burman itu, di mana sedikitnya 351 orang tewas akibat topan yang menerjang wilayah delta itu Sabtu, sebelum memorakporandakan Yangon.

Angka kematian mungkin akan bertambah ketika pihak berwenang telah mengadakan kontak dengan pulau-pulau dan desa-desa yang dihantam paling parah di delta itu, penghasil beras negara Asia Tenggara berpenduduk 50 juta jiwa yang miskin.

“Berapa banyak orang terkena dampaknya? Kami mengetahui itu sudah mencapai angka enam,” kata Richard Horsey, dari kantor tanggap darurat bencana PBB di Bangkok kepada Reuter setelah pertemuan bantuan darurat.

“Kami mengetahui ratusan ribu orang memerlukan tempat berlindung dan air minum yang bersih,tapi ratusan ribu lagi yang kami tidak ketahui.”

Tim-tim penilai bertugas di lima zona yang dinyatakan terkena bencana yang merupakan tempat tinggal 24 juta penduduk, tapi itu akan memakan waktu beberapa hari untuk mendapat gambaran lebih lengkap sehubungan jalan-jalan yang tidak dapat dilalui dan banjir.

Sumber : Analisadaily.com

Tags: , , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: