Gempa Dahsyat di China (Lebih 18.000 Terkubur di Kota Mianyang)

Beijing, (Analisa)

China mengatakan, Selasa (13/5), sebanyak 18.645 orang masih terkubur di bawah puing-puing di Kota Mianyang, kabupaten tetangga Wenchuan, yang jadi pusat gempa hari Senin (12/5).

Pemerintah China menyatakan kegembiraannya atas perhatian sejumlah negara dan badan kemanusiaan dunia, untuk membantu korban. Sebanyak 3.629 orang dikonfirmasikan tewas.

Angka kematian akibat gempa paling menghancurkan di China dalam tiga dasawarsa itu melonjak mencapai lebih 12.000 orang, kata pejabat senior penanggulangan bencana, Selasa, ketika badai merintangi para petugas upaya pertolongan di sebagian besar kawasan yang hancur.

Laporan media pemerintah mengindikasikan jumlah yang tewas akibat gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) itu mungkin masih bertambah.

Kantor berita Xinhua mengatakan, 10.000 terkubur di kawasan Miarzhu, provinsi Sichuan, China Baratdaya saja.

“Angka kematian akibat bencana ini sudah mencapai 11.921,” kata Wang Zhenyao, kepala penanggulangan bencana di bawah Kementerian Urusan Sipil kepada para wartawan.

“Prioritas pertama adalah menyelamatkan penduduk, Selama masih ada secercah harapan, kami akan berusaha menyelamatkan mereka,” kata Wang, dengan menambahkan ancaman terbesar terhadap jiwa manusia sekarang adalah lumpur longsor.

Belum diketahui apakah angka yang diberikan Wang terbatas pada provinsi Sichuan. Ratusan orang lagi binasa di provinsi-provinsi sekitarnya.

Gempa Susulan

Gempa susulan kuat mengguncang Chengdu, ibukota Sichuan Selasa siang, salah satu dari lebih 1.950 gempa susulan selama satu hari terakhir dan membuat penduduk ketakutan.

“Para pekerja kantor di pusat kota Chengdu berlarian ke jalan-jalan lagi setelah gempa,” kata Xinhua, dengan menambahkan gempa itu diperkirakan terkuat sejak gempa hari Senin.

Seorang pejabat biro seismologi China mengatakan masih banyak gempa susulan akan melanda Sichuan, kata Xinhua, ketika hotel-hotel di Chengdu memperingatkan para tamu untuk menginap di lantai-lantai bawah.

Badai hebat dan jalan-jalan yang rusak merintangi upaya-upaya mencapai kawasan-kawasan yang paling parah akibat gempa itu.

PM Wen Jiabao yang mengunjungi Sichuan, memerintahkan militer untuk membersihkan jalan-jalan ke Wenchuan, sebuah kawasan pebukitan sekitar 100 kilometer dari Chengdu.

Kerusakan akibat gempa mengakibatkan komunikasi ke kawasan itu, sekitar 1.600 kilometer sebelah baratdaya Beijing, terputus total.

Televisi pemerintah menayangkan jalan-jalan raya yang melengkung dan berlubang-lubang besar serta batu longsor yang menutupi badan-badan jalan.

Sambut Baik Bantuan

Pemerintah China dalam pada itu menyambut baik keinginan sejumlah negara dan badan kemanusiaan dunia, untuk membantu korban.

“Kami menyambut keinginan sejumlah negara dan badan kemanusiaan dunia, yang ingin membantu korban gempa ini,” kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, dalam keterangan pers di Beijing, Selasa.

Menurutnya, sejumlah negara dan badan kemanusiaan dunia telah menyampaikan simpati dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi tersebut.

Dalam pesan diterima pemerintah China, kata Qin Gang, mereka pada umumnya menyatakan rasa simpati mendalam atas bencana itu dan menyatakan keinginan mengirimkan bantuan kepada korban.

Terkait dengan keinginan sejumlah negara dan badan kemanusiaan dunia itu, pihaknya berharap bantuan itu disalurkan kepada pihak berkompeten di China.

Ia mengakui, gempa di provinsi Sichuan itu memiliki kekuatan cukup kuat, sehingga menimbulkan korban tidak sedikit serta merusak sejumlah jaringan prasarana.

Pemerintah China terus berupaya membantu korban dan memperbaiki sejumlah prasarana-prasarana yang rusak, sehingga mampu berhubungan dengan wilayah lain.

Puluhan kendaraan militer dalam perjalanan menuju kabupaten Beichuan, tempat beberapa pejabat menyatakan 80 persen bangunan ambruk.

Gempa tersebut adalah yang paling kuat mengguncang China sejak gempa Tangshan di provinsi Hebei, China utara, pada 1976, yang menewaskan 242.000 orang.

Guncangan gempa kuat itu juga sangat terasa di banyak wilayah lain di negeri tersebut, termasuk Beijing, Shanghai dan Tibet.

Perhimpunan Palang Merah China (RCSC) telah mengirim 557 tenda dan 2.500 selimut dengan nilai 113.000 dolar AS untuk Kabupaten Wenchuan, setelah gempa tersebut.

Perhimpunan Palang Merah Wilayah Pemerintahan Khusus Hong Kong juga menyumbang sebesar 71.000 dolar AS untuk daerah yang dilanda bencana melalui RCSC bagi organisasi Palang Merah setempat untuk membantu rakyat.

Tags: , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: