PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN,PERSEMBAHAN KHUSUS DAN BUAH SULUNG

Maleakhi adalah nabi perjanjian lama yang mengajarkan isi hati Tuhan untuk umat Tuhan kembali ke jalan-jalan-Nya. Maleakhi 1-4 adalah pesan Tuhan terakhir sebelum masuk ke perjanjian baru. Pada waktu itu orang Israel hidup dibawah kutuk. Mereka hidup dalam kemelaratan karena menyembah allah-allah lain. Salah satu dosa di Perjanjian Lama yang ditulis oleh Nabi Maleakhi adalah mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus. Dimana umat Tuhan mengambil dan menahan harta Tuhan sendiri, akibatnya Tuhan menyebut mereka “rampok”.

Maleakhi 3: 6-9 “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap…. Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?” Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.”

Rumah perbendaharaan adalah gereja lokal dimana Anda mendapat makanan rohani. Persembahan khusus adalah segala sesuatu di luar persepuluhan yaitu buah sulung, persembahan diakonia, persembahan ucapan syukur. Tuhan mengingatkan hukum persepuluhan pada orang Israel supaya mereka dilepaskan dari kutuk. Jika Anda menghormati hukum-hukumnya Tuhan, maka :

1. Tingkap surga terbuka
2. Berkat berkelimpahan akan mengejar Anda
3. Belalang pelahap akan dihardik malaikat Tuhan (ayat 11)
4. Hasil tanahmu, keuntungan bisnismu akan dijaga Tuhan
5. Keluarga sampai anak cucu Anda akan diberkati Tuhan
6. Segala bangsa akan menyebutmu berbahagia
7. Dimana Anda berada, Anda akan mendapatkan teman.

Dosa pertama yang dilakukan oleh manusia adalah dosa di Taman Eden. Dimana Tuhan berfirman untuk manusia tidak memakan buah pengetahuan baik dan jahat. Kita adalah pengurusnya Tuhan. Pohon pengetahuan yang baik dan jahat adalah sepersepuluh bagian dari seluruh tanaman yang dipercayakan pada manusia itu. Manusia jatuh dalam dosa karena mengambil hak yang menjadi miliknya Allah. Itu dosa pertama yang dilakukan oleh manusia. Manusia tidak setia dengan kepengurusan yang Tuhan berikan.

Persembahan Persepuluhan hanya membuka tingkap-tingkap surga tetapi persembahan khusus yang membuat Anda dilimpahkan dengan kekayaan. Anda tidak bisa hidup dengan berkat kelimpahan tanpa tingkap-tingkap surga terbuka. Oleh sebab itu di kitab Maleakhi disebutkan dua persembahan yaitu Persembahan Persepuluhan dan Persembahan Khusus.

PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN
Ibrani 7:1-7 “Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera. Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik. Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham. Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah pemilik janji. Memang tidak dapat disangkal, bahwa yang lebih rendah diberkati oleh yang lebih tinggi.”

Salem artinya syaloom. Imam Allah yang Mahatinggi adalah Melkisedek yang adalah Yesus. Lewi adalah lambang imam. Suku lewi di perjanjian baru adalah kita. Juga kita adalah keturunan-keturunan Abraham melalui Yesus Kristus. Jadi dengan kata lain, persepuluhan berlaku dalam perjanjian baru, bukan hanya di perjanjian lama. Tidak semua persepuluhan dan persembahan khusus diterima Tuhan. Persembahan persepuluhan yang membuka tingkap-tingkap surga adalah persepuluhan yang dilakukan dari hati yang menghormati perintah Tuhan yaitu hati dengan belas kasihan.

Matius 23:23-24 “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.”

Orang Farisi adalah orang yang mentaati perintah Tuhan supaya dilihat orang. Yesus berbicara pada orang Farisi bahwa mereka tidak bisa melakukan perpuluhan tapi tidak memiliki belas kasihan, keadilan, dan kesetiaan. Kedua-duanya harus dilakukan. Anda dapat memberikan persembahan tetapi Anda tidak menerima tuaian karena kantong persembahan menerimanya tetapi Tuhan tidak menerima, padahal yang membuka tingkap-tingkap surga dan yang melipat gandakan adalah Tuhan.

PERSEMBAHAN KHUSUS
Imamat 27:1-2, 9, 14-15 “TUHAN berfirman kepada Musa: “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila seorang mengucapkan nazar khusus kepada TUHAN mengenai orang menurut penilaian yang berlaku untuk itu. Jikalau itu termasuk hewan yang boleh dipersembahkan sebagai persembahan kepada TUHAN, maka apapun dari pada hewan itu yang dipersembahkan orang itu kepada TUHAN haruslah kudus. Janganlah ia menggantinya dan janganlah ia menukarnya, yang baik dengan yang buruk atau yang buruk dengan yang baik. Tetapi jikalau ia menukar juga seekor hewan dengan seekor hewan lain, maka baik hewan itu maupun tukarnya haruslah kudus. Apabila seorang menguduskan rumahnya sebagai persembahan kudus bagi TUHAN, maka imam harus menetapkan nilainya menurut baik atau buruknya, dan seperti nilai yang ditetapkan imam demikianlah harus dipegang teguh. Tetapi jikalau orang yang menguduskan itu mau menebus rumahnya, maka ia harus menambah harganya dengan seperlima dari uang nilainya dan rumah itu menjadi kepunyaannya pula.”

Berikan yang terbaik buat Tuhan. Dan jika Anda akan memberikan persembahan tetapi Anda perlu uang tunai sehingga Anda menukarnya dengan barang, hal ini dapat diberikan dengan syarat Anda harus memberikan dengan tambahan seperlimanya. Ini adalah hukum Tuhan.

PERSEMBAHAN BUAH SULUNG
Ulangan 26:1-11″Apabila engkau telah masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, dan engkau telah mendudukinya dan diam di sana, maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kau kumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau menaruhnya dalam bakul, kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana. Oleh sebab itu, di sini aku membawa hasil pertama dari bumi yang telah Kauberikan kepadaku, ya TUHAN. Kemudian engkau harus meletakkannya di hadapan TUHAN, Allahmu; engkau harus sujud di hadapan TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau, orang Lewi dan orang asing yang ada di tengah-tengahmu bersukaria karena segala yang baik yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu dan kepada seisi rumahmu.”

Segala sesuatu yang pertama Anda terima adalah buah sulung. Tuhan tidak melihat nilainya tetapi Tuhan melihat sikap hati Anda. Pada waktu Anda memberikan buah sulung, artinya Anda menghormati Tuhan dan Tuhan akan menjaga serta mengatur semua milik Anda. Jika Anda menghormati Tuhan, Tuhan akan menghormati Anda.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” ( Matius 6:33 )

Oleh : Pdt. Indri Gautama
Maria Magdalena Ministries

Tags: , , ,

2 Responses to “PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN,PERSEMBAHAN KHUSUS DAN BUAH SULUNG”

  1. Fitri Rajagukguk Says:

    amiin

  2. Charles Lungkang Says:

    Saya setuju dengan komentar saudara! TUHAN yang kita sembah sudah menyediakan LADANG untuk kita, peti persembahan dimana kita akan membawa PERSEMBAHAN KUDUS kita bahkan TUHAN juga sudah menyediakan PERKATAAN PERSEMBAHAN KUDUS (Ul.26:5-10; Ul.26:13-15)、saat kita meletakan persembahan itu. Di zaman Musa bangsa Israel sangat diberkati, sampai Musa pun menolak persembahan karena terlalu banyak. Tetapi sejarah FIRMAN TUHAN mencatat bahwa akibat kesalahan Imam atas persembahan, bangsa Isrel yang harus menanggung kesalahan yang harus ditebus (Im.22:15-16). Salah satu contohnya adalah Abram (Kej.15:9-15)、yang walaupun Abram yang bersalah karena tertidur dan persembahan menjadi makanan sisa dari burung buas sehingga bangsa Israel harus menebusnya dengan perbudakan 400 Tahun di Mesir. Tetapi Abram sejahtera dan dikuburkan pada waktu telah putih rambutnya. Dengan kata lain “IMAM SEJAHTERA TETAPI BANGSA ISRAEL MELARAT”. Di zaman Perjanjian Baru pun demikian (Mat.11:12)、Kerajaan Surga di serong dan dikuasai, (Luk.16:14) oleh Hamba-hamba Uang. Dan TUHAN YESUS mengecam mereka dan berkata KU-kehendaki ialah BELAS KASIHAN dan bukan PERSEMBAHAN (Mat.9:13; Mat.12:7). Belas-kasihan adalah memberi dan menerima tetapi Persembahan hanya menerima saja, contohnya cerita imam, orang Lewi dan orang Samaria terhadap korban penyamun. Makanya TUHAN YESUS katakan orang miskin akan selalu ada padamu (Mat.26:11). Padahal janji Tuhan akan tanda orang yang diberkati, memberi pinjaman, menguasai banyak bangsa, berbahagia
    dan jadi negeri kesukaan (Ul.15:6; Mal.3:12). Harapan dan kerinduan bangsa Israel mempunyai imam seperti yang tercatat di I Pet.5:2, sehingga bangsa Israel diberkati seperti janji-NYA TUHAN.
     
    “TUHAN YESUS MEMEBERKATI!”

    “Tulisan ini ditulis untuk mengingatkan kita karena saya yakin kita sudah memahami dan saya hanya mengingatkan kembali.”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: