The Chronicles of Narnia: Prince Caspian, Selamatkan Narnia! (Film)

Prince Caspian
Negeri Narnia yang damai, penuh fantasi, dan menyenangkan terancam hancur jika tidak cepat diselamatkan.

Bahkan, Pangeran Caspian (Ben Barnes) yang berhak atas tahta Narnia pun tak mampu menyelamatkan Narnia dari penindasan Raja Miraz (Sergio Castellitto).

Raja Miraz yang berasal dari Telmarine, merupakan paman dari Pangeran Caspian. Dia merebut kekuasaan dengan cara membunuh ayah Pangeran Caspian. Setelah menduduki kekuasaan, kekejaman dan penindasan terhadap rakyat Narnia terjadi.

Suatu hari, Raja Miraz berniat membunuh Pangeran Caspian. Namun, dia berhasil melarikan diri. Praktis, Pangeran Caspian menjadi buruan tentara Telmarine yang siap menangkapnya dalam keadaan hidup atau mati.

Lari dari istana, Caspian bergabung dengan rakyat Narnia yang berniat membalas dendam kepada Miraz. Awalnya, Caspian sempat mendapat perlakuan kasar dari rakyat Narnia yang menganggap Caspian sama seperti Telmarine lainnya yang bersifat penindas dan kejam.

Keadaan berbalik begitu Caspian mengeluarkan terompet ajaib dan membunyikannya. Dia membunyikan untuk memanggil raja-raja dan ratu-ratu Narnia Lama. Melihat kejadian itu, rakyat Narnia baru mempercayai bahwa Caspian berada di pihak mereka.

Tak lama terompet dibunyikan, muncullah Raja Agung Peter (William Moseley), Ratu Susan (Anna Popplewell), Raja Edmund (Skandar Keynes), dan Ratu Lucy (Georgie Henley).

Keempat bersaudara itu bergabung dengan rakyat Narnia dan Pangeran Caspian untuk melawan kejahatan Raja Miraz dan merebut kembali Narnia. Mereka ingin mengembalikan Narnia seperti semula, yakni di mana hewan bisa bicara, tumbuhan bisa menari dan banyak makhluk-makhluk ajaib lainnya hidup dalam kedamaian.

Kedatangan keempat raja dan ratu ini sayangnya belum mampu menandingi kekuasaan Raja Miraz dan menundukkan tentara pasukan. Bahkan, saat Peter mengalahkan Miraz pada adu pedang satu lawan satu pun, kemenangan belum berpihak kepada mereka.

Hanya ada satu cara untuk membantu dan mengembalikan Narnia seperti awal, yaitu menghadirkan kembali Aslan, singa bertubuh raksasa yang memiliki kekuatan luar biasa untuk “menghidupkan” kembali seisi Narnia. Termasuk tumbuhan dan sungai. Lalu, ditunjuk Lucy untuk mencari dan menghadirkan Aslan demi merebut kembali Narnia dari tangan Miraz.

Berhasilkah dia?

Bagi yang telah menyaksikan seri sebelumnya, The Chronicles of Narnia : The Lion, The Witch, and The Wardrobe mungkin tidak terlalu sulit memahami jalan cerita. Sebab, The Chronicles of Narnia: Prince Caspian merupakan sekuel film tersebut.

Film yang disutradarai Andrew Adamson ini menarik dan imajinatif. Layaknya film fiksi penuh petualangan lainnya, film ini memberikan pesan moral tentang kebaikan dan ketulusan hati yang akan membawa kedamaian.

Saksikan semua aksi petualangan merebut Narnia di bioskop mulai 15 Mei 2008.

Judul : The Chronicles of Narnia: Prince Caspian
Sutradara : Andrew Adamson
Pemain : Ben Barnes, William Moseley, Anna Popplewell, Skandar Keynes, Georgie Henley, Liam Neeson (pengisi suara Aslan), Sergio Castellitto
Genre : Petualangan, fantasi, drama keluarga
Produksi : Walt Disney Pictures.(ang)

Tags: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: