Presiden: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Mandiri

Jakarta, (Analisa)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang mandiri sehingga mampu mengatasi seluruh masalah dan tantangan yang dihadapi dan dapat mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yaitu menjadi bangsa yang sejahtera dan berdaulat.
Dalam pidatonya yang disiarkan oleh jaringan televisi nasional menyambut perayaan 100 tahun kebangkitan nasional di Jakarta, Selasa, Presiden menekankan pentingnya bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mampu berdiri di atas kemampuan sendiri dengan kekuatan sumber daya alam, sumber daya manusia serta potensi-potensi yang dimiliki lainnya.

“Kita harus menjaga dan memperkuat kemandirian, karena itu dasar kekuatan dan ketahanan untuk terus maju sebagai bangsa. Kita jangan tergantung pada bangsa lain, negara lain dan dunia, dengan sumber daya yang kita miliki harus bisa jadi bangsa yang bisa memenuhi kebutuhan sediri, tidak didikte oleh negara mana pun, bebas dan mandiri,” kata Presiden.

Kemandirian, menurut Kepala Negara, merupakan salah satu dari tiga syarat agar Indonesia bisa menghadapi tantangan bangsa saat ini yang diyakini lebih berat dibanding masa-masa sebelumnya.

Selain kemandirian, Yudhoyono juga menekankan agar dikembangkannya kemampuan daya saing yang tinggi sehingga sebagai bangsa, Indonesia bisa unggul dengan sikap yang produktif dan inovatif.

“Hal yang ketiga adalah kita harus mampu membangun dan memiliki peradaban bangsa yang mulia, kita harus pertahankan nilai dan jati diri, terus meningkatkan semangat dan etos kerja, bukan bangsa yang lemah dan mudah menyerah,” katanya.

Keyakinan Presiden bahwa Indonesia mampu melalui sejumlah kesulitan yang terjadi saat ini adalah karena sejarah telah membuktikan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki daya adaptasi yang tinggi dan telah mampu melalui sejumlah rintangan dalam kehidupan berbangsa sejak masa revolusi kemerdekaan hingga penanganan bencana alam.

“Kita berhasil mempertahankan kemerdekaan, berhasil melakukan reformasi, membangun demokrasi dan kita berhasil bangkit setelah bencana tsunami. Kenapa kita mampu melampaui semua kesulitan itu? Kenapa bangsa Indonesia bisa tegak? Karena kita punya semangat perjuangan yang tinggi kita tidak pernah menyerah apakah melawan penjajah, kemiskinan maupun kesulitan lainnya,” kata Presiden.

Presiden Yudhoyono mengajak semua komponen bangsa untuk optimistis menghadapi krisis energi, krisis pangan dan potensi resesi ekonomi sehingga tiga permasalahan tersebut dapat diselesaikan dan dilalui dengan baik.

“Mari kita terus berjuang bersama dan bekerja keras bersama, lanjutkan reformasi untuk mengembangkan demokrasi dan membangun sistem yang bersih menggiatkan pembangunan di daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu Presiden juga menyerukan kepada masyarakat dunia untuk bersama-sama mewujudkan tatanan dunia yang lebih damai dan adil sehingga membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi semua bangsa, bukan hanya dinikmati oleh segelintir bangsa atau golongan.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: