Tokoh Konservatif Pertanyakan Penyelidikan terhadap “Injil Kemakmuran”

Sekitar 12 orang pemimpin konservatif Kristen di Amerika Serikat menandatangani surat untuk Senate Finance Committee yang isinya mempertanyakan pemeriksaan terhadap enam ministri besar yang mengotbahkan injil kemakmuran.

Surat tersebut beragumen bahwa penyelidikan yang ditetapkan selama 6 bulan itu menetapkan patokan yang berbahaya. Mereka juga menyatakan ministri tersebut menjadi target karena “bercabang pada evangelikal yang sama” dan mempromosikan “posisi kebijakan umum yang konservatif secara sosial, seperti dukungan terhadap definisi tradisional terhadap pernikahan”, menurut Associated Press.

Walaupun keenam ministri yang berada dalam pengawasan secara teologi konservatif, mereka tidak berada di garis depan peperangan budaya yang diperjuangkan para tokoh yang sekarang berada di sisi mereka.

Tokoh paling terkemuka yang menandatangani surat tersebut adalah pendiri gerakan Moral Majority, Paul Weyric; ketua American Family Association Don Wildmon dan mantan Sekretaris Negara Bagian Ohio, Ken Blackwell.

“Mereka diminta menunjukkan catatan keuangan dan dokumen internal yang tampaknya sebagai usaha untuk membuktikan kesalahan yang dituduhkan kepada mereka,” isi surat tersebut.

Kelompok tersebut mengulang argumen dari beberapa ministri yang menjadi sasaran – bahwa investigasi tersebut tidak cukup dibenarkan dalam standar tinggi Internal Revenue Service untuk pengadaan investigasi terhadap suatu gereja.

Senator Iowa dari Partai Republik, Charles Grassley, mengirim surat pada enam ministry pada November lalu untuk mencari tahu pengeluaran atas pesawat pribadi, rumah mewah dan kepemilikan lainnya. Ketua Panitia Komite Demokrat, Senator Max Baucus, mendukung Grassley dalam penyelidikan tersebut.

Keenam ministri yang dipertanyakan – dipimpin oleh Kenneth Copeland, Creflo Dollar, Benny Hinn, Eddie Long, Joyce Meyer dan Paula dan Randy White, menyatakan tidak bersalah. Sebagian bekerjasama penuh dan lainnya menolak atau hanya memberikan informasi terbatas.

Menurut Jill Kozeny, jubir Grassley, mereka tidak berfokus pada doktrin gereja namun pada ketaatan pada hukum pajak yang secara substansial tidak pernah berubah sejak 1968.

Sumber : Christianpost

Tags:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: