80.000 Tewas dan Hilang, 300.000 Cedera akibat Gempa di China

Beichuan, (Analisa)

Angka kematian dan korban hilang akibat gempa dahsyat pekan lalu melonjak sampai melampaui 80.000 orang, sementara pemerintah hari Kamis (22/5) menghimbau bantuan jutaan tenda untuk menampung korban yang selamat dan kehilangan tempat tinggal.

Jumlah tewas yang dikonfirmasikan naik menjadi 51.151, suatu lonjakan hampir 10. 000 dari hari sebelumnya, kata jurubicara kabinet Guo Weimin dalam jumpa pers. Sebanyak 29.328 orang masih hilang dan hampir 300.000 cedera akibat gempa 12 Mei yang berpusat di provinsi Sichuan, katanya.

Tidak ada penyelamatan korban yang terkubur dilaporkan Kamis atau dalam 24 jam terakhir.

Bencana itu juga mengakibatkan sekitar 5 juta penduduk kehilangan rumah, meratakan dengan tanah gedung-gedung dan sekolah-sekolah di kota-kota dan desa-desa terpencil dekat pusat gempa.

Di kota-kota lebih besar, seluruh kompleks apartemen rubuh atau sekarang terlalu berbahaya untuk ditinggali karena rusak dan cemas mengenai gempa susulan.

“Kami memerlukan lebih 3,3 juta tenda,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Qin Gang, dengan memperbarui himbauan internasional dari pemerintah China. Dia mengatakan 40.000 tenda sudah disalurkan kepada para korban gempa.

“Kami berharap dan menyambut baik bantuan internasional berkenaan hal ini. Kami berharap masyarakat internasional bisa memberikan prioritas memberikan tenda-tenda,” katanya kepada para wartawan.

Ucapkan Terimakasih

Sementara itu, Menteri Perdagangan Chen Deming berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan asing di China karena membantuan korban gempa, dengan menolak kecaman pada situs internet China bahwa menyebut mereka “orang-orang kikir internasional” karena tidak berbuat banyak.

Chen mengatakan perusahaan-perusahaan asing telah memberikan uang tunai dan perbekalan sebesar 1,95 miliar yuan (281 juta dolar AS; 178 juta euro).

Dalam upaya meyakinkan penduduk, pemerintah menempatkan prioritas utama dalam upaya bantuan. PM Wen Jiabao hari Kamis kembali ke zona bencana, kata Xinhua — perjalanannya kedua ke sana menyusul kunjungannya tak lama setelah gempa melanda.

Sementara itu dari Mianyang dilaporkan lebih 5.000 petugas kesehatan disebar untuk mendisinfeksi desa-desa China yang dilanda gempa dan para dokter serta perawat ditempatkan selama 24 jam di kamp-kamp pengungsi dalam upaya mencegah korban selamat tidak jatuh sakit.

Di sebuah stadion olahraga di Mianyang yang menampung lebih 20.000 korban selamat,dan seorang pria tua mengamati istrinya yang menyeringai setelah meminum sebotol kecil obat tradisional China.

“Ini sangat bagus, obat ini akan mencegah anda jatuh sakit sekarang karena sistem kekebalan anda lemah,” gumam seorang perawat ketika berlalu sambail melambaikan tangan kepada suami istri tersebut.

Tags:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: