Sandra Angelia menjadi Miss Indonesia 2008 (1)

Sandra Angelia
KEBERHASILAN Sandra Angelia (24) menjadi Miss Indonesia 2008 pada hari minggu (18/05/08 ) kemaren, membuat bangga. Persiapan untuk menyambut Sandra sudah disiapkan. Tetapi tak ada yang bisa memastikan kapan anak kedua dari tiga bersaudara itu bisa pulang ke Surabaya. Bahkan ibunya, Asti Tanuseputra yang terus mendampingi hingga puncak acara, tak bisa menyebutkan kapan Sandra menjenguk rumahnya di Surabaya. Tetapi karena Minggu ini Asti harus mengadakan pelayanan di gereja, maka ibu Sandra pulang lebih dulu.

Menurut beberapa kerabat yang ditemui di rumahnya di Nginden, Surabaya, kapan pun Sandra pulang, semua sudah disiapkan. Bahkan menurut Daniel Rorong yang mengaku menjadi event organizer untuk menyambut kedatangan cucu pemilik (Pdt. Prof. DR. Abraham Alex Tanuseputra,Ph.D) gereja Bethany ini, Sandra harus rapat dulu dengan RCTI karena jadwalnya langsung padat begitu kemenangan ada di tangannya.

Yang jelas, menurut Daniel, dalam minggu ini Sandra dijadwalkan pulang ke Surabaya untuk kali pertama setelah menyandang gelar Miss Indonesia. Menurut Daniel yang juga salah satu warga jemaat gereja Bethany, pada kesempatan itu Sandra akan bertemu keluarga besarnya. Selain itu juga diagendakan sowan kepada para pejabat.

Sebagai Miss Indonesia asal Jatim, gadis yang banyak menghabiskan masa pendidikan di Australia itu setidaknya akan bertemu dengan Wali Kota Surabaya Bambang DH dan Gubernur Jatim Imam Utomo. “Kami belum bisa mengatakan agendanya karena masih menunggu keputusan dan hasil pertemuan Sandra, keluarga, dan pihak penyelenggara di Jakarta, Senin (19/5) lusa,” ujar Daniel ketika dihubungi, Sabtu (17/5).

Mendengar Sandra akan pulang dalam waktu dekat, keluarga menyambut gembira. Juga kakaknya, Billy Zakharian. Ketika bersekolah sejak SMP di Perth, Australia, mereka sangat dekat. Maklum, Billy dan Sandra tinggal berdua di sana. “Waktu pertama tinggal dan masuk di asrama di Australia, ia sempat menangis tetapi justru dari situ proses kedewasaannya terbentuk,” ujar Billy ditemui di rumahnya di daerah Manyar, Surabaya.

Tetapi dengan cepat Sandra memiliki banyak teman. Rasa rindu pada keluarga pun hilang. Apalagi karena kesibukan orangtuanya memberi pelayanan di gereja, mereka tak bisa terlalu sering mengunjungi Sandra. Paling-paling opa dan omanya, Pendeta Abraham Alex Tanuseputra yang sering menjenguk.

“Sandra itu orangnya fokus. Jika dia menginginkan sesuatu, maka sulit dibelokkan,” cerita Billy. Diingatnya, karena Sandra mengoleksi sepatu berhak tinggi dan tas, seringkali dia menyiasati omanya ketika berkunjung.

“Minta uang untuk beli permen. Eh… yang dibelikan cuma sedikit, sisanya ditabung. Begitu oma datang lagi, dia pakai siasat yang sama. Akhirnya tas incaran pun terbeli,” kata Billy tertawa.

Meski urusan hobi dan karier sangat fokus, ternyata untuk urusan cowok, penggemar talk show Oprah Winfrey ini lebih konservatif. Menurut Asti, anaknya itu selalu terbuka membicarakan lelaki yang sedang dekat. “Tapi saat ini sepertinya dia tak punya teman yang sangat dekat. Sekarang sedang serius dengan karier,” kata Asti.

Tags: , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: