‘Happy Five’ Ternyata Dimasukkan ke Bungkus Coklat

Dimakan Anak TK
‘Happy Five’ Ternyata Dimasukkan ke Bungkus Coklat

Jakarta, (Analisa)

Wajar saja Rida Wahyu, siswa TK Sekar Bangsa, mencomot tiga strip ‘Happy Five’ dari kulkas dan membawanya ke sekolah. Sebab pil koplo itu ternyata dibungkus dengan bekas pembungkus coklat.

Hal itu terungkap dalam penjelasan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar di kantornya, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Selasa (10/6). Dia menunjukkan 19 butir pil yang masih terbungkus rapi dan bungkus coklat Alpine. “Jadi ‘Happy Five’ dikira coklat,” kata Chairul.

Chairul menuturkan, ibu Rida yang bernama Sri, mendapatkan pil itu setelah mengorek-ngorek tas suaminya yang baru saja pulang dari luar kota. Suaminya berprofesi sebagai sopir truk peti kemas.

Dari tas suaminya ditemukan tiga strip pil itu. Sri tak mengetahui pil apa itu. Dia lalu menyimpannya di kulkas. Sebelumnya, tiga strip pil yang masing-masing berisi 10 butir itu dimasukkannya ke dalam bekas bungkus coklat.

Esok paginya, Rida yang hendak berangkat ke sekolah mengobok-obok kulkas. Dia menemukan bungkus coklat Alpine itu. Mengira barang itu coklat, akhirnya dia bawalah ke sekolah sebagai bekal. Setiba di sekolah, bocah polos itu memakan ‘coklat’ tersebut dengan empat temannya. Sekitar 11 butir langsung ludes.

Tidak lama kemudian, Rida dan empat kawannya teler. Mereka berjalan sempoyongan, menabrak tembok dan pintu, bahkan ada pula yang pingsan. Kelimanya kemudian dilarikan ke RS Fatmawati. Siswa TK yang bernama Andrian masih dirawat intensif di RS. Urine kelimanya positif mengandung zat psikotropika.

Ayah Rida Diburu

Sementara itu Rudi (42), ayah Rida belum ditangkap. Jejak Rino masih diburu polisi ke Tanjung Priok. Rudi diketahui sebagai karyawan swasta bagian ekspedisi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Bapaknya Rida kira-kira masih di Tanjung Priok. Belum keluar Jakartalah. Entar kalau saya kasih tahu data semuanya, nanti dia keburu kabur,” kata Kapolsek Cilandak Kompol Makmur Simbolon di kantornya, Jalan Caringin Utara, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/6).

Namun, Makmur belum dapat memastikan dugaan Rino terkait jaringan narkoba. “Nggak tahulah, masih diselidiki,” ujarnya. (dtc)

Tags:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: